Sebagaidasar Negara (ground norm)-nya bangsa Indonesia, Pancasila telah terbukti sebagai salah satu media pemersatu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Melalui kelima sila yang terkandung didalam Pancasila, menjadikan pondasi kehidupan bernegara di Indonesia menjadi kokoh terhadap ancaman yang datang baik dari makalahpancasila sebagai paradigma kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Diposting oleh Nugroho Survey 96 di 00.35 Posting Komentar Inilah Tempat yang Tepat, untuk Mencari Gambar Makalah Penelitian Mahasiswa, SMK, SMA, ataupun SMP. pf14J. Mata Kuliah PancasilaPancasila sebagai Paradigma Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, danBernegaraIstilah paradigma menurut kamus Bahasa Indonesia, yaitu 1 daftar dari semua pembentukan dari sebuah kata yang memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tersebut 2 model dalam teori ilmu pengetahuan3 kerangka berfikir. Dalam konteks ini pengertian paradigma adalah kerangka umum, paradigma merupakan sebuah pola pikir. Hal ini berkaitan dengan Pancasila sebagai suatu paradigma untuk membangun kehidupan bangsa Indonesia secara seimbang baik yang bersifat jasmaniah maupun lahiriahnya. Hal ini diperlukan guna mewujudkan cita-cita nasional yakni menuju masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Untuk mencapai hal ini maka Pancasila harus menjadi dasar untuk membangun kehidupan manusia nasional adalah upaya bangsa untuk mencapai tujuan nasionalnya sebagaimana dinyatakan dalam pembukaan UUD 1945. Pada hakikatnya Pancasila sebagai paradigm pembangunan nasional mengandung arti bahwa segala aspek pembangunan harus mencerminkan nilai-nilai Pacasila. Pembangunan nasional adalah untuk manusia Indonesia, dimana manusia secara kodratnya memiliki kedudukan sebagai makhluk social. Manusia tidak hanya mengejar kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kepentingan masyarakat. Manusia tidak hanya mementingkan tercapainya kebutuhan material, tetapi juga kebahagian spiritual. Manusia memiliki fungsi monodualistis tidak hanya mengejar kepentingan dunia, tetapi mendapatkan kebahagiaan di akhirat kelak. Oleh karena itu, pembangunan nasional hendaklah mewujudkan tujuan tersebut. Pancasila memrupakan satu kesatuan dari sila-silanya harus merupakan sumber nilai, PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARAPANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARAPancasila adalah dasar negara Republik Indonesia. Pancasila mempunyai arti dan makna dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam perjalanan sejarah eksistensi pancasila mengalami berbagai macam interpretasi dan manipulasi politik sesuai kepentingan penguasa demi kokoh dan tegaknya kekuasaan. Pancasila sebagai paradigma dimaksudkan bahwa pancasila dijaadikan sebagai kerangka acuan berpikir, atau sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan sekaligus kerangka tujuan dalam menjalankan kehidupan dalam bidang politik, bidang ekonomi, bidang sosial budaya, bidang hukum, bidang kehidupan antar umat beragama dan IPTEKS. Pancasila Sebagai Dasar Moral Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Yohanes Gabrelius Pandapotan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas B2017 yohanesgabrelius Dosen Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran PPKn Universitas Negeri Jakarta Jalan Rawamangun Muka Nomor 1 Jakarta Timur,DKI Jakarta, Indonesia Pancasila adalah ideologi sekaligus dasar flsafat bagi negara Indonesia. Secara epistimologi kata Pancasila ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat. Pancasila merupakan sebuah rumusan yang diambil dari nilai-nilai kebaikan serta kemanusiaan yang bersifat universal. Pancasila tidak memihak pada salah satu agama atau suku tertentu serta didalamnya terkandung semangat leluhur. Etika dan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia dapat digali dari Pancasila yang merupakan dasar negara. Etika dan moral berbangsa dan bernegara perlu dianggap sebagai etika terapan karena aturan normatif yang bersifat umum, diterapkan secara khusus sesuai dengan kekhususan dan kekhasan bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai etika khusus, etika dan moral berbangsa merupakan kontekstualisasi aturan moral umum dalam situasi konkret. Moral dalam bahasa latin adalah Moralitas yaitu istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang memiliki nilai positif. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. Moral adalah perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam ber interaksi dengan manusia. apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta menyenangkan lingkungan masyarakatnya, maka orang itu dinilai memiliki moral yang baik, begitu juga sebaliknya. Dewasa ini kualitas moral bangsa Indonesia semakin merosot, kriminalitas terjadi dimana-mana, semaik kurangnya toleransi antar umat bergama, perbuatan curang dalam kegiatan berpolitik, dan meningkatnya cybercrime merupakan salah satu bukti bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami krisis moral. Ada berapa faktor mendasar yang mempengaruhi menurunnya moral bangsa Indonesia. Faktor pertama adalah faktor internal, yaitu faktor yang berasal dari dalam dan salah satu contohnya adalah masyarakat Indonesia susah sekali untuk mengimplementaskan manusia yang memiliki moral yang baik. Memang pendidikan mengenai penanaman nilai-nilai moral sudah ditanamkan sejak dari kecil melalui pembelajaran di bangku sekolah maupun dalam keluarga. Namun nyatanya yang kita temui saat ini berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan. Salah satu faktor utama penyebab efektifnya pembelajaran serta pendidikan mengenai nilai-nilai moral adalah siswa tidak diajarkan untuk berfikir secara kritis atau dapat disebut dengan HOTS. Dengan kata lain siswa hanya memiliki peran sebagai pendengar saja, prosen pembelajaran seperti ini membuat siswa tidak terlatih untuk bersikap kritis dan aktif dalam mengkaji pengetahuan serta pemahaman tentang moral. HOTS adalah kemampuan berpikir yang mencakup pemikiran kritis, logis, efktif, reflektif, metakognitif, dan kreatif Nisa & Siswono, Jika saja penerapan cara berpikir HOTS diterapkan sedari dulu pada instansi pendidikan yang ada di Indonesia, maka hal ini tentunya dipercaya akan mengubah pola pikir generasi muda bahkan seluruh masyarakayt Indonesia. Nilai moral dan karakter siswa di Indonesia saat ini mengalami penurunan yang sangat drastis. Dibuktikan dengan banyaknya kasus tidakan asusila yang melibatkan siawa dan siswi di Indonesia. Dengan membiasakan siswa untuk berpikir secara kritis khususnya dalam mengkaji nilai-nilai moral Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, pelajar Indonesia akan semakin naik level dalam memahami dan memaknai nilai-nilai moral yang sesungguhnya. Berbagai persoalan dan kerusakan yang ada saat ini sesungguhnya disebabkan oleh kondisi moral dan etika masyarakat yang kini sudah mengalami kemerosotan. Kemerosotan moral etika bangsa Indonesia ini terlihat jelas melalui seringnya kita jumpai persoalan demi persoalan bangsa yang semakin hari semakin meningkat. Mulai dari kasus kekerasan, ketidakadilan sosial, serta isu-isu SARA. Hal yang lebih meprihatinkan adalah kemerosotan moral yang terjadi nyatanya telah menjalar kesemua lapisan masyarakat tidak terkecuali dengan anak muda bangsa Indonesia. Kehidupan anak muda saat ini yang dikenal dengan sebutan generasi milenial sangat memprihatinkan dan terbialng sangat jauh dari kata bermoral. Maraknya penggunaan narkoba serta minuman keras dikalangan anak muda seakan-akan tidak dapat terhitung banyaknya ditambah dengan prespsi bahwa seks bebas dan night clubing adalah hal yang lumrah dilakukan oleh anak muda jaman sekarang. Hal ini merupakan urgensi bagi moralitas kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk memperbaiki moral kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila dapat dijadikan dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar semakin baik dalam segi moralitas. Krisis moral dalam suatu negara merupakan hulu dari semua masalah di sejumlah negara Moralitas memegang kunci dalam mengatasi krisis moral. Indikator kemajuan bangsa tidak cukup diukur hanya dari kepandaian warga negaranya, tidak juga dari kekayaan alam yang dimiliki, namun hal yang lebih mendasar adalah sejauh mana bangsa tersebut memegang teguh moralitas. Moralitas memegang kunci dalam mengatasi krisis moral. Pancasila sebagai sistem filsafat pada hakikatnya merupakan suatu nilai yang menjadi sumber dari segala penjabaran norma dalam kehidupan bangs Indonesia. Dalam Pancasila juga terdapat pemikiran-pemikiran yang bersifat kritis, rasional, mendasar, nasionalis, komprehensif, dan sistematis. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Pancasila merupakan nilai-nilai yang bersifat mendasar yang memberikan landasan bagi masyarakat Indonesia dalam hidup berbangsa dan bernegara. Dengan demikian Pancasila bukanlah hanya suatu norma yang bersifat normatif ataupun praksis melainkan merupakan suatu sistem nilai-nilai etika yang merupakan sumber norma tersebut. Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia memberikan inspirasi tentang bagaimana bernegara dan berbangsa sesuai dengan moral Pancasila. Hal inilah yang dipercaya akan membawa rakyat Indonesia menjadi masyarakat yang bermoral dalam bernegara dan berbangsa serta mengatasi krisis moral yang terjadi pada saat ini. Nilai-nilai Pancasila apabila betul-betul dipahami, dihayati dan diamalkan tentunya akan membawa perubahan positif dalam kehidupan bermasayarakat di negara Indonesia. REFERENSI Nisa, N. C., & Siswono, E. Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Hots Tentang Lingkungan Berdasarkan Latar Belakang Akademik Siswa, XIXSeptember 2018, 1–14. 0% found this document useful 0 votes12 views16 pagesDescriptionMAKALAH KULIAH PANCASILACopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes12 views16 pagesPancasila Sebagai Paradigma Kehidupan Dalam Bermasyarakat Isi MakalahJump to Page You are on page 1of 16 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 14 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Paparan Topik Hari Lahir Pancasila Para pendiri bangsa mewariskan Pancasila untuk menjadi pedoman sikap dan kelakuan berbangsa dan bernegara. Sebagai pedoman, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hasil rumusan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa. Kamis, 1 Juni 2023 050056 WIBKamis, 1 Juni 2023 204037 WIB KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN Warga berfoto di depan tulisan Pancasila yang terpasang di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 31/5/2012. Setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila, mengacu [...] Artikel Terkait Paparan Topik Lainnya

pancasila sebagai paradigma kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara pdf